KEINDAHAN
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia arti kata “Indah” yaitu keadaan yang enak dipandang, cantik, dan elok. Setelah kata indah itu ditambahkan imbuhan ke-, -an maka indah yang awalnya merupakan kata sifat berubah menjadi kata benda yang memiliki arti sifat-sifat yang indah atau keelokan.
- Keindahan dalam arti luas
- Menurut The Liang Gie,
keindahan adalah ide kebaikan
- Menurut Pluto, watak yang
indah dan hukum yang indah
- Menurut Aris Toteles,
Keindahan adalah sesuatu yang baik dan juga menyenangkan
- Jadi keindahan dalam arti luas
meliputi keindahan seni, alam, moral, dan intelektual.
- Keindahan dalam arti Estetik
murni yaitu hubungan seseorang dengan segala sesuatu yang di
serapnya.
- Keindahan dalam arti terbatas, yaitu penilaian terhadap benda-benda
yang diserap dengan penglihatan.
NILAI EKSTENTIK
Nilai ekstentik merupakan sebuah nilai yang
berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan.
Nilai adalah suatu realitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari
kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan terdapat pada benda.
Dalam bidang filsafat, istilah nilai sering kali di pakai sebagai suatu kata benda abstrak yang berarti keberhargaan (worth) atau kebaikan (googness).
Dalam bidang filsafat, istilah nilai sering kali di pakai sebagai suatu kata benda abstrak yang berarti keberhargaan (worth) atau kebaikan (googness).
NILAI EKSTRINSIK DAN INTRINSIK
Sering kita mendengar bahwa cantik di luar belum tentu
cantik di dalam. Atau ada banyak lelaki berkata yang penting inner beauty nya.
Perlu Anda ketahui bahwa kata-kata yang baru saja Anda baca adalah salah satu
kebohongan terbesar, karena di dunia ini, akui saja mana ada laki-laki yang
ingin memiliki pasangan yang jelek? Terkecuali pasangan jeleknya itu sudah
sangat berjasa untuk si laki-laki itu.
Ngomong-ngomong inner
beauty, arti dari inner beauty adalah kecantikan dari dalam (intrinsik). Nah,
kalau ada kecantikan dari dalam pasti ada kecantikan dari luar dong
(ekstrinsik). Nilai intrinsik dan ekstrinsik yang terdapat pada keindahan dapat
dikatakan bahwa keindahan tersebut terpancar dari dalam atau terpancar dari
luar. Misalkan sebuah bunga tadi, itu punya nilai ekstrinsik saja sedangkan
nilai intrinsiknya kita tidak tahu karena kita tidak bisa menilai apa-apa lagi
dari bunga itu selain penampilan dari bunga tersebut.
KONTEMPLASI DAN
EKSTANSI
Menurut Kamus
Besar Bahasa Indonesia Kontemplasi yaitu renungan dengan perhatian penuh.
Jadi untuk memahami keindahan yang universal, keindahan yang benar-benar
dirasakan oleh hati manusia, maka seseorang harus berkontemplasi atau merenung
sejenak, renungkan apakah benda tersebut sangat indah menurut hati nurani
seseorang. Untuk menemukan arti keindahan yang sesungguhnya seseorang harus
merenung dengan penuh ketenangan dan kesadaran dalam dirinya, maka orang
tersebut akan menemukan arti sesungguhnya dari keindahan tersebut.
Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan, dan menikmati sesuatu yang indah. Apabila kontemplasi dan ekstansi itu di hubungkan dengan kreativitas, maka kontemplasi itu faktor pendorong untuk menciptakan keindahan, sedangkan ekstansi merupakan faktor pendorong untuk merasakan, menikmati keindahan. Karena derajat atau tingkat Kontemplasi dan Ekstansi itu berbeda-beda antara setiap manusia, maka tanggapan terhadap keindahan karya seni juga berbeda-beda.
RENUNGAN
Renungan berasal dari kata renung artinya diam-diam
memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah
hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori. Teori-teori dalam merenung ialah :
- Teori Pengungkapan (Curahan
hati)
- Teori Metafisik (Keindahan =
Kebenaran)
- Teori Psikologis (Seni = Wujud
keinginan dari otak bukan hati)
KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata serasi yang artinya cocok, sesuai, kena benar, selaras, sepadan, harmonis. Jadi keserasian merupakan suatu kecocokan antara dua benda atau lebih. Dalam menentukan keserasian dari perpaduan keindahan ada beberapa teori yang dapat dipakai yaitu :
Keserasian berasal dari kata serasi yang artinya cocok, sesuai, kena benar, selaras, sepadan, harmonis. Jadi keserasian merupakan suatu kecocokan antara dua benda atau lebih. Dalam menentukan keserasian dari perpaduan keindahan ada beberapa teori yang dapat dipakai yaitu :
- Teori Objektif (Benda terlihat serasi karena keindahan dari
benda-benda itu sendiri)
- Teori Subjektif (Benda terlihat serasi karena itu merupakan
penilaian dari subjek yang melihat)
- Teori Perimbangan (Penengah antara objektif dan subjektif)Source :
Sumber :
Label: Terminology


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda