Rabu, 07 Januari 2015

Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Sehari-hari

Pertama-tama kita perlu tahu apa itu globalisasi, berikut sedikit penjelasannya.

Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya.

Meski sejumlah pihak menyatakan bahwa globalisasi berawal di era modern, beberapa pakar lainnya melacak sejarah globalisasi sampai sebelum zaman penemuan Eropa dan pelayaran ke Dunia Baru. Ada pula pakar yang mencatat terjadinya globalisasi pada milenium ketiga sebelum Masehi. Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, keterhubungan ekonomi dan budaya dunia berlangsung sangat cepat.

Istilah globalisasi makin sering digunakan sejak pertengahan tahun 1980-an dan lebih sering lagi sejak pertengahan 1990-an. Pada tahun 2000, Dana Moneter Internasional (IMF) mengidentifikasi empat aspek dasar globalisasi: perdagangan dan transaksi, pergerakan modal dan investasi, migrasi dan perpindahan manusia, dan pembebasan ilmu pengetahuan. Selain itu, tantangan-tantangan lingkungan seperti perubahan iklim, polusi air dan udara lintas perbatasan, dan pemancingan berlebihan dari lautan juga ada hubungannya dengan globalisasi. Proses globalisasi memengaruhi dan dipengaruhi oleh bisnis dan tata kerja, ekonomi, sumber daya sosial-budaya, dan lingkungan alam.

Sumber: http://id.m.wikipedia.org/wiki/Globalisasi

Banyak dampak dari globalisasi contohnya dalam cara berpakaian, dapam dunia musik, makanan dan minuman, dan teknologi, kebanyakan dapat pengaruh dari negara luar.
Akibat dari Globalisasi orang jadi lebih suka produk dan budaya negara luar dibandingkan dengan produk dan kebudayaan negaranya sendiri, di zaman sekarang tidak banyak orang yang melestarikan dan bahkan melupakan akan budaya sendiri, ketika budayanya direbut mereka marah-marah, tapi ketika budayanya tidak diambil alih oleh negara lain malah dibiarkan begitu saja dimakan oleh zaman.


Sebagai warga negara Indonesia yang baik, baiklah jikalau kita menjaga dan melestarikan budaya negara kita sendiri, zaman boleh berkembang tapi budaya kita pun juga harus berkembang jangan juga kita ikut terpengaruh oleh negara luar yang lebih maju dari pada negara kita tetapi sebagai generasi muda yaitu generasi penerus bangsa, kita pun punya tanggung jawab untuk melestarikan budaya Indonesia supaya keturunan kita nanti, mereka bisa melihat dan merasa bangga atas kebudayaan Indonesia ini.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda